Ngawi Catat Kinerja Positif di 2025, Ekonomi Tumbuh dan Kemiskinan Menurun
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menyampaikan laporan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun anggaran 2025 pada Jumat (27/3/2026), yang menunjukkan tren positif, ditandai dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,35 persen, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 74,43, serta penurunan angka kemiskinan menjadi 13,62 persen dan pengangguran menjadi 2,26 persen.
Capaian ini turut diperkuat dengan peningkatan kualitas pembangunan manusia, di mana IPM naik dari 73,91 pada 2024 menjadi 74,43 pada 2025, serta penurunan tingkat pengangguran dari 2,40 persen pada 2023 menjadi 2,26 persen pada 2025.
Dalam Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) 2025, kinerja fiskal daerah juga menunjukkan hasil optimal dengan realisasi pendapatan mencapai Rp2,42 triliun atau 99,85 persen dari target dan belanja daerah sebesar Rp2,30 triliun.
Selain itu, kinerja inovasi daerah dinilai sangat progresif dan berkelanjutan, ditandai dengan predikat “sangat inovatif” yang konsisten diraih sejak 2023 hingga 2025, dengan peningkatan skor Indeks Inovasi Daerah dari 58,43 pada 2022 menjadi 88,58 pada 2025.
Penguatan pembangunan juga didukung infrastruktur yang semakin baik, dengan kondisi jalan mantap mencapai 97,20 persen atau sepanjang 727,5 kilometer dari total 748,41 kilometer pada 2025.
Capaian tersebut merupakan hasil sinergi pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta dukungan masyarakat dan pemangku kepentingan. Meski demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, diantaranya keterbatasan sarana prasarana pendidikan dan kesehatan, belum meratanya kualitas sumber daya manusia, serta keterbatasan anggaran di sektor layanan dasar.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Ngawi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat pembangunan berkelanjutan guna mendorong kesejahteraan masyarakat secara merata.





